deskripsi gambar

40 Ton Beras Oplosan Disita Satgas Pangan Polres Kotabaru

On Juli 29, 2017 with No comments

Satgas Pangan Polres Kotabaru yang dipimpin langsung Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto, S.iK, M.H pada hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017 pukul 09.30 Wita berhasil mengungkap praktek pengoplosan beras bulog (Raskin) dengan beras kualitas baik untuk menperoleh keuntungan yang berlipat.

Keberhasilan Satgas pangan ini tidak lepas dari informasi masyarakat bahwa telah terjadi dugaan pengoplosan beras bulog yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu (Raskin) dengan beras lainya yang dilakukan oleh saudari HS di gudang penyimpanan beras milik HS sendiri tepatnya di Jl.raya stagen km.06 desa Sungai Taib kec.Pulau Laut Utara.

Setibanya di lokasi, tim Polres Kotabaru langsung masuk ke dalam gudang penyimpanan beras milik HS dan ditemukan 4 karyawan dari saudari HS yang sedang melakukan aktifitas pengarungan beras yang diduga beras tersebut dioplos dengan beras Bulog.

Dilokasi juga ditemukan kurang lebih 40 ton beras gabungan yang berasal dari Bulog dan pembelian beras Sulawesi, 419 lembar karung Bulog kemasan 15 Kg dan 5 karung Bulog kemasan 50 Kg, atas kejadian tersebut barang bukti, pemilik yaitu HS dan saksi dibawa ke Polres Kotabaru guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto, S.iK, M.H membenarkan penangkapan tersebut, “Terduga pelaku pengoplosan beras berhasil kami tangkap dengan barang bukti kurang lebih 40 Ton beras campuran yang akan dijual lagi kepada konsumen oleh HS,” ungkap Kapolres.

“Terduga pelaku kami kenakan pasal 139 jo Pasal 84 UU RI No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Setiap Orang yang dengan sengaja membuka kemasan akhir Pangan untuk dikemas kembali dan diperdagangkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” tambahnya.


Sumber : Tribratanews.polri.go.id


Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »