deskripsi gambar

Inilah Catatan Penting Keterangan Direktur Penyidikan KPK di Hadapan Pansus Hak Angket

On Agustus 31, 2017 with No comments

Ekposnews.com - Tidak ada yg salah dengan apa yg dilakukan Dirdik Brigjen Aris karena membuka sisi gelap KPK yg selama ini mereka sembunyikan rapat2 ke publik agar kesan bahwa mereka malaikat tetap melekat. Publik  harusnya berterima ksh kepada ybs karena kita semua akhirnya tahu bahwa ternyata KPK dikuasai segelintir orang yg memanfaatkan kepercayaan publik yg begitu besar pada lembaga KPK utk kepentingan pribadi dan kelompoknya sendiri dengan membangun jaringan dengan beberapa LSM dan beberapa media dengan berkedok pemberantasan korupsi. Dari keterangan Dirdik Brigjend Aris jelas, bahwa kelompok inilah yg kerap menabrak aturan hukum dan UU yg berlaku di negara ini. Kelompok inilah yg diduga telah membajak agenda pemberantasan korupsi dan membelokannya pada agenda asing.

Berikut adalah Catatan Penting Keterangan Direktur Penyidikan KPK Brigjend Pol Aris Budiman dihadapan Pansus Hak Angket KPK tgl.29 Agustus 2017 di DPR RI:

1. Ada dugaan dan potensi penyalah gunaan kekuasaan oleh penyidik senior tertentu dan kelompoknya secara berkelanjutan yang mengancam eksistensi KPK sebagai lembaga penegak hukum yang bersih dan berwibawa. Keberadaan kelompok ini kerap mendominasi dan powerfull melampaui kewenangan komisioner.

2. Adanya Klik-klik atau kelompok tertentu yang kerap melakukan tindakan-tindakan di luar koridor hukum dalam proses penyelidikan dan penyidikan di KPK, terbukti nyata dan ada.

3. Rekaman yang diputar di dalam persidangan Miryam, diakui oleh Direktur Penyidikan secara tegas tidak utuh karena dipenggal-penggal dan secara sengaja ditayangkan sepotong-sepotong sehingga tidak menggambarkan fakta pemeriksaan yang sebenarnya.

4. Terbukti nyata ada konflik internal yang tajam antara penyidik senior tertentu bersama kelompoknya yang selama ini mendominasi dan power full di KPK, dengan penyidik lainnya  terutama yang berasal dari Polri. Kondisi ini harus segera diakhiri karena dapat mengganggu agenda pemberantasan korupsi dan rawan dibajak oleh kepentingan tertentu diluar kepentingan negara dan rakyat.

5. Banyaknya kasus yang mandek dan banyaknya orang yang sudah terlanjur  ditersangkakan namun tidak juga di sidangkan atau dilimpahkan ke pengadilan hingga tahunan karena diduga minimnya alat bukti, mengkonfirmasi pernyataan Prof Romli di hadapan sidang Pansus Hak Angket KPK beberapa waktu lalu. Bahwa sedikitnya ada 26 orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kelompok penyidik tertentu tersebut, tanpa bukti awal permulaan yang cukup.

Jakarta, 31 Agustus 2017

Panitia Khusus
Hak Angket terhadap KPK
DPR RI


Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »