deskripsi gambar

Koreo saverohingya antara Aksi Kemanusian yang dianggap unsur politis oleh PSSI

On September 16, 2017 with No comments


Ekposnews.com - Ada apa dengan negeri ini, saat kita menunjukan rasa kepedulian lewat koreo disebutnya dengan politis, katanya lewat olahraga khususnya sepak bola sdalah universal tidak mengatasnamaka  siapapun tapi ini murni tindakan rasa kemanusian

Ini yang dialami Para Bobotoh Persib saat menunjukkan simpati dan peduli pada para warga Rohingya yang tertindas dan terpaksa mengungsi sejak 25 Agustus 2017. Bentuk Simpati dilakukan dengan membuat koreo Save Rohingya menjelang pertandingan Persib Bandung vs Semen Padang beberapa waktu kemarin. 



Yang tidak habis pikir kok bisa PSSI menilai ini semua tindakan politik, dimana coba politiknya, jelas-jelas ini kepedulian sebagai sesama manusia, apapun itu agama, suku dan rasnya

Coba lihat tragedi teror perancis saat beberapa waktu silam, banyak pertandingan sepak bola membuat koreo saveparis, gak ada yang salah, sekarang apa bedanya dengan saverohingya, sama-sama untuk kemanusian

 Kini bobotoh harus mendapatkan sanksi karena aksi kepedulian ini, Persib Bandung terkena sanksi 50 jt karena aksi koreo tersebut


Yana Umar, mengajak seluruh Bobotoh untuk "Udunan" menggalang dana yang nantinya akan digunakan untuk membayar Sanksi dan selebihnya akan digunakan untuk membantu saudara-saudara di Rohingya.

Melalui SharingHappiness.org , mari bergerak Bantu Bobotoh untuk membayar Sanksi ini dan juga untuk Membantu Rohingya.

Terlihat ketua MPR Zulkifli Hasan ikut mendukung aksi penggalang dana tersebut

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »