deskripsi gambar

Ini Dia Barang Elektronik Ilegal Bernilai 2 Milyar Yang Berhasil di Gagalkan Polisi

On Oktober 06, 2017 with No comments

Ekposnews.com - Kepolisian Resor Tanjabbar,pada Kamis, (05/10/17), berhasil menyita 192 buah barang elektronik tampa dokumen berupa HT Radio SSB dari KM Yusrifah

Ratusan barang diduga ilegal tersebut ditangkap sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal yang dibawa oleh HP warga Kuala Tungkal.

“Barang yang kita amankan berupa Handy Talky Merk Hytera PT580H Plus F3 sebanyak 120 unit. Radio SSB Hytera MT680 Plus F3 sebanyak 72 unit," terang Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Pandit Wasianto, SH, S.IK dan Kapolsek KP3 Marina IPTU SISCA W, S.IK, kepada awak media di Mapolres Tanjabbar,” Jum'at (06/10/17) pagi.

Menurut Kapolres, barang tersebut diamankan lantaran Nahkoda tidak dapat menunjukan dokumen SIB (Surat Ijin Berlayar) dan dokumen alat komunikasi tersebut. 

Dari hasil pemeriksaan terhadap ABK KM Yusrifah berinisial HP bahwa barang tersebut berasar dari Singapura-Batam-Pulau Guntung-Kuala Tungkal dan selanjutnya akan dikirim ke Jakarta. 

“Jika dinilai dengan uang barang tersebut mencapai 2 miliyar,” tambah Kapolres.

Kapolres menjelaskan, kasus ini terungkap bermula Kamis (05/10/17) sekira pukul 17.00 WIB, Kasat Pol Air Polres Tanjab Barat IPTU SYAIFUL sedang memantau arus lalu lintas air disekitar Mako Sat Pol Air Polres Tanjab Barat melihat ada sebuah kapal motor yang belum diketahui identitasnya melintas dengan kecepatan tinggi.

Merasa ada yang mencurigakan Kasat Pol Air IPTU SYAIFUL segera menghubungi Danpal Lori Mabes Polri AKP GUNTUR SIK, Danpal 1003 Dit Polair Polda Jambi BRIGADIR R HUTAPEA, Kapolsek KP3 Marina IPTU Sisca W, S.IK untuk segera bersama sama melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang mencurigakan tersebut di Pelabuhan LASDP. 

Personil gabungan dari Pol Air Mabes, Dit Pol Air Polda Jambi, Sat Pol Air Polres Tanjab Barat, Polsek KP3 Marina melakukan pemeriksaan di LLASDP dan didapati didalam kapal tersebut terdapat 12 karung yang berisi total 30 dus alat komunikasi HT dan Radio SSB dengan perkiraan total jumlah nominal Rp 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah).

“Saat ini BB diamankan di Mapolres Tanjabbar guna penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Pelaku dijerat dengan sangkaan UU Pelayaran No 17 Tahun 2008 pasal 323 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp.600.000.000,- (enam ratus juta rupiah).

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »