deskripsi gambar

Ini Kisah Asmara Siswa SMK Yang Berujung Berbadan Dua

On Oktober 06, 2017 with No comments

Ekposnews.com - Siswi salah satu SMK di Kabupaten Merangin, sebut saja namanya Melati melaporkan pacarnya ke Polres Merangin. Didampingi orang tuanya Melati melaporkan dugaan pencabulan yang menimpa dirinya, Kamis (5/10).

Kepada Polisi Melati mengaku sudah berhubungan intim dengan pacar yang masih satu sekolah dengannya, Akibat hubungan diluar nikah itu, kini Melati berbadan dua.

Kisah asmara dua Sejoli yang masih satu sekolah ini bermula akhir Agustus lalu, saat itu Melati yang sedang dimabuk asmara diajak pacarnya ke pondok yang tidak jauh dari rumah terlapor.

Karena pacaran berduan itu berbahaya, maka terjadilah hubungan intim. Namun kisah dipondok itu merupakan permulaan, sebab setelah itu ditempat yang sama kembali terjadi hubungan terlarang itu

Endingnya Melati tidak datang bulan, merasa resah dengan itu lalu Melati melakukan tes hamil dan hasilnya positif. Perasaan yang berkecamuk setelah mengetahui dirinya hamil, lalu Melati menghubungi pacarnya. Namun bak habis manis sepah dibuang, justru sang pacar mengelak dan menuding jika korban hamil bukan ulah dirinya dan tidak mau bertanggungjawab.

Melati berusaha tabah dengan kondisi yang menimpanya, tanpa member tahu kondisi yang dialaminya dengan siapa pun termasuk orang tuanya. Hari-hari berlalu, sang janin juga terus berkembang dan membawa perubahan fisik terhadap Melati yang dikalut pikiran resah.

Naluri orang tua yang melihat perubahan fisik dan sikap tak biasa terhadap sang putrinya, tentu saja mengundang tanya. Saat ditanya itulah, Melati mengakui kalau dirinya tengah berbadan dua dan dilakukan pacarnya.

Kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro melalui Paur Humas Ipda Echo Halasan Sitorus, membenarkan adanya laporan itu. Polisi dikatakan Sitorus tengah mendalami kasus itu dan meminta keterngan korban dan saksi, serta melakukan visum terhadap korban.

Ya,  da orang tua korban dan korban sendiri datang ke Polres Merangin melaporkan perbuatan pacarnya karena telah menghamili korban dan kini laporannya sudah kami terima.

“Kita baru mengumpulkan bukti – bukti terkait kejadian ini. Jika bukti – bukti sudah lengkap dan memang mengarah kepada terlapor, secepatnya terlapor akan kita amankan,” tutur Sitorus.

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »