deskripsi gambar

PETI Lumbang Jarum Kembali Makan Korban, Tiga Orang Tewas

On Januari 02, 2018 with No comments

Ekposnews.com - Aktifitas Penambang Emas Ilegal menggunakan cara tradisional, atau yang sering di sebut lubang jarum di wilayah Kecamatan Renah Pembarab,kini kembali memakan korban,3 orang pekerja tambang tewas keracunan asap di dalam lubang sepanjang 80 meter lebih.

Informasi yang di dapatkan dari pihak kepolisian,awal mula kejadian terjadi  Sekitar pukul 13.00, Senin (1/1). Dimana saat itu dua orang pekerja tambang bernama Rhomadon (42), warga Kecamatan Siau, dan Hendra(35) yang juga warga Kecamatan Siau sudah berada di dalam lubang dan di kabarkan terkena racun dari asap genzet yang ada di lokasi tambang.

Melihat dua temannya menjadi korban, Al Mubaroq (35) warga Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarab mencoba membantu dengan cara masuki lubang galian tambang tersebut, namun naas rupanya korban juga ikut menjadi korban dan tewas di dalam lubang.

Warga tambang lainya yang juga mengetahui kejadian tersebut,mencoba mematikan genset dan membiarkan lokasi sekitar 15 menit.Dan selanjutnya barula warga yg ada di lokasi tambang mengevakuasi ke tiga jazat korban keluar dari lubang tambang.

Karena lokasi tambang ke perdesaan cukup jauh dan hanya bisa melalui akses sungai menggunakan perahu mesin,jasad korban baru bisa sampai ke Desa Simpang parit sekitar pukul 18.30.

Tak beberapa lama korban tiba di kediamannya,barula kejadian ini diketahui oleh pihak kepolisian,dan dengan sigap pihak kepolisianpun langsung mencari tau penyebab kematian korban dan pemilik lokasi tambang.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Sungai Manau Iptu Nursan Subagio,membenarkan jika ada 3 orang pekerja tambang ilegal tewas.

“Untuk korban sudah berada di rumah duka dan akan dikebumikan hari ini,sedangkan lokasinya memang sangat jauh,naun kita akan mencoba mendatangi lokasi tersebut,” tutupnya.

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »