deskripsi gambar

Ops Antik 2018: Polres Merangin Amankan Tujuh Pelaku Narkoba

On Februari 23, 2018 with No comments

Ekposnews.com - Hari pertama Operasi Antik Siginjai 2018, Polres Merangin mengamankan tujuh pelaku penyalahgunaan narkoba, di empat lokasi yang berbeda.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya saat press release menjelaskan bahwa, penangkapan tersangka berawal dengan diamankannya tiga pelaku yang berinisial DS (19) EG (19) dan BB (24), di Unit 14 Koto Rayo Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Ketiganya merupakan warga Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo

“Dari penangkapan ketiganya, Polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 1,68 gram,” kata Kapolres, Jum’at (23/2)

Lanjutnya, Saat diintrogasi, tersangka mengaku mendapatkan shabu tersebut dari seorang laki-laki bernama MD (38) warga Pasar Rantau Panjang Tabir.

Pada saat penangkapan Polisi terpaksa melumpuhkan MD dengan timah panas, karena melakukan perlawanan.

“Saat digeledah, Polisi mendapatkan Narkotika jenis shabu seberat 7,52 gram di dompet MD,” Kata Kapolres

Lalu sekira pukul 14.00 WIB ditempat terpisah, Polisi juga mengamankan EP (32) yang berawal dari informasi masyarakat

“Saat digeledah, Polisi menemukan narkotika jenis shabu seberat 0,22 gram dan ganja dengan berat 0,43 gram, di kotak rokok yang dipegang tersangka EP (32), warga Rantau Panjang Tabir,” lanjut Kapolres

Selanjutnya, sekira pukul 16.30 wib, Polisi kembali mendapat informasi dari masyarakat bahwa di satu Pondok di Desa Koto Rayo Kecamatan Tabir, ada dua pemuda yang mencurigakan. Kemudian polisi mendatangi Pondok tersebut, dan ditemukan dua orang pemuda berinisial RA (38) dan ZA (26) warga rantau Panjang Tabir, sedang menggunakan narkoba jenis shabu.

“Saat digeledah, Polisi menemukan shabu seberat 2,36 gram yang terselip ditiang pondok disamping dua orang tersebut, kemudian kedua tersangka dibawa ke Polres Merangin,”

Untuk pelaku, sambung Kapolres, dikenakan “Pasal 114 (1) 112 (1) UU RI no.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman minimal empat tahun penjara,” ungkap Kapolres.

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »