deskripsi gambar

Tertarik Mobil Murah, ASN Tertipu Rp 16 Juta

On Februari 06, 2018 with No comments

Ekposnews.com - Aksi penipuan yang mengendalikan korbannya melalui telpon, kembali terjadi di Merangin. Jika, Minggu (4/2) korbannya Sri Hayati tertipu di bilik ATM. 

Senin (5/2) kejadian hampir serupa juga menimpa Mariatis (56), warga Sungai Ulak, Kecamatan Nalotantan. Korban yang juga ASN ini kehilangan uang Rp 16 juta. 

Informasi yang didapat,  Senin kemarin sekitar pukul 11.11 WIB korban mendapat telpon dari seseorang yang mengaku bernama Hadi Wibowo. Kepada korban Hadi Wibowo mengaku sebagai anggota Polres Merangin. 

Korban yang memang merasa kenal dengan nama tersebut menanyakan maksud dan tujuannya menelpon. Lalu pelaku menawarkan kepada korban mobil lelang yang berada di kota Jambi dengan setengah harga showroom. 

Korban yang tertarik dengan tawaran tersebut, korban menanyakan mobil Toyota Avanza Veloz warna hitam dengan harga Rp 110 juta. Lalu korban diminta mengirim uang 10 persen dari harga mobil tersebut, beserta uang untuk pengiriman Rp 5 juta. 


Tanpa rasa curiga, korban langsung mengirim uang Rp 16 juta melalui bilik ATM. Lalu sekira pukul 17.00 WIB, pelaku kembali menelpon korban, mengatakan mobil yang dibawanya tertangkap di Sarolangun. Dan pelaku kembali meminta uang Rp 5 juta untuk dilepaskan dan dibuatkan surat jalan. 

Kapolres Merangin, AKBP Kade Utama, melalui Paur Humas, Ipda Sitorus membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan korban melapor ke Polres Merangin sekira pukul 19.30 WIB. 

Sitorus melanjutkan berdasarkan keterangan korban, bahwa Ia baru sadar ditipu pada saat pelaku menelpon terakhir yang minta uang Rp 5 juta untuk pelepasan mobil karena ditangkap di Sarolangun. 

"Karena curiga Pelapor menghubungi saudara Hadi Wibowo yang memang anggota Polres. Dan Hadi menerangkan bahwa sedang berada di rumah. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebanyak Rp 16.000.000," kata Paur Humas. 

"Terkait kasus ini kita masih melakukan penyidikan. Kita berharap warga perlu waspada dan teliti, jika ada orang yang menawarkan sesuatu melalui telpon, apa lagi sampai meminta kirim uang. Sebab bangak modus pelaku kejahatan saat ini," tuntasnya.

Iklan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »